Jembatan Gantung Pabedilan Cirebon yang Ambruk Mulai Diperbaiki, Warga Minta Serius

Pebaikan jembatan gantung di Babakan Losari Lor Pabedilan
Jembatan gantung di Babakan Losari Lor Pabedilan Kabupaten Cirebon yang ambruk mulai diperbaiki. Foto: Ist
0 Komentar

CIREBON, ZONACIREBON.COM – Jembatan gantung di Desa Babakan Losari Lor, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, yang ambruk pada bagian dinding penopang, kini mulai diperbaiki.

Warga menegaskan agar pekerjaan dilakukan secara maksimal karena jembatan tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat.

Salah seorang warga Cirebon Timur, Agus meminta kontraktor bertanggung jawab penuh dalam proses perbaikan.

Baca Juga:Gerak Cepat Jigus, Pemkab Cirebon Segera Bangun Pintu Air dan Sodetan Atasi Banjir WaledJay Idzes Resmi Perkuat Sassuolo, Siap Jadi Tembok Baru Lini Belakang Neroverdi di Serie A Italia

“Kami berharap perbaikan tidak sekadar menutup bagian yang ambrol. Struktur penopang harus diperbaiki secara menyeluruh,” kata Agus.

Agus menilai, perbaikan asal-asalan hanya akan merugikan masyarakat. “Kami menginginkan jembatan ini dapat bermanfaat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sedangkan, Kuwu Desa Babakan Losari Lor, Didi Sutardi, mengatakan proses perbaikan jembatan yang menghubungkan Jawa Tengah dan Jawa Barat itu sudah mulai dikerjakan oleh pihak pelaksana.

“Perbaikannya sedang berjalan. Kami melihat bagian yang rusak mulai dibenahi,” ujarnya.

Didi menekankan pentingnya kualitas pekerjaan mengingat jembatan gantung tersebut digunakan banyak warga.

“Jangan asal-asalan. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Kami berharap hasil perbaikannya dapat bertahan lama,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi cuaca ekstrem menjadi alasan perlunya konstruksi yang kuat dan dikerjakan sesuai standar.

Baca Juga:Persib Amankan 3 Poin di Laga Pembuka Super League, Bojan Hodak Puas, Frans Putros Debut CemerlangDebut Cemerlang, Persib Hantam Semen Padang 2-0 di Laga Perdana Super League 2025/26

“Kualitas harus diutamakan agar jembatan mampu bertahan dalam situasi cuaca yang tidak menentu,” pungkasnya. ***

0 Komentar